Sekilas Mengenai NAQS DNA

Tinggalkan komentar

Gen atau DNA (deoxyribonucleic acid)

DNA berisi semua informasi yang diperlukan untuk membentuk kehidupan. Gen menentukan fungsi dari sel dan terdapat di nukleus sel makhluk hidup. Kode genetik adalah kumpulan instruksi untuk membentuk protein. Protein bersama dengan air adalah salah satu zat terpenting dalam tubuh kita. Protein juga ditemukan dalam enzim-enzim yang penting untuk reaksi-reaksi kimia yang berlangsung dalam tubuh kita. Dengan kata lain, protein adalah dasar dari fenomena yang kita sebut sebagai kehidupan.

Fakta bahwa beberapa kemampuan tertentu tidak muncul secara spontan melainkan tersimpan secara laten di dalam gen kita adalah sebuah penemuan yang revolusioner.

Walaupun gen diperlengkapi dengan begitu banyak informasi, namun tidak seluruh informasi itu digunakan. Gen dalam nukleus ditranskripsikan kepada setiap RNA (ribonucleic acid) bila diperlukan. RNA dalam sel dengan segera diterjemahkan menjadi protein dan enzim, yang merupakan zat-zat paling penting bagi aktivitas sel. Namun, pada saat yang sama, mereka juga mencegah dibacanya informasi yang tidak perlu. Seperti mekanisme nyala padam (ON/OFF) pada peralatan listrik. Berdasarkan penemuan ini, penulis buku ini–Kazuo Murakami, Ph.D., ahli genetika terkemuka di dunia, pemenang Max Planck Research Award (1990) dan Japan Academy Prize (1996)– meyakini bahwa kita dapat mengaktifkan gen-gen kita yang bermanfaat dan menjadikan mereka berguna bagi kita, dan sebaliknya menonaktifkan gen-gen yang tidak bermanfaat.

Berdasarkan penelitiannya, Murakami berkali-kali menekankan kalau manusia dilahirkan untuk membuat keajaiban, tergantung dari keinginannya untuk mengaktifkan gen-gen yang positif dan memadamkan gen-gen negatif. Manusia bisa menjadi lebih superior selama ia mau memanfaatkan potensi-potensi yang tersembunyi didalam gennya sendiri.

Bukti bahwa terdapat gen-gen dorman (padam) yang baru akan nyala (aktif) jika dirangsang oleh pikiran dan lingkungan adalah hasil penelitian Francois Jacob dan Jacques Monod, dua orang ilmuwan yang bekerja di Institut Pasteur di Paris. Meeka menemukan sebuah fungsi yang mirip dengan tombol Nyala Padam (ON/OFF) saat bereksperimen dengan E. coli, bakteri yang biasa hidup di dalam usus.

Riset menemukan bahwa informasi dalam DNA yang menyerupai ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen manusia akan dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, maka dibutuhkan 100 tahun untuk menyelesaikan prosesnya. Ini berlaku untuk satu sel saja.

Karena DNA menyimpan semua informasi tentang organisme, maka secara teori semua sel itu sama dan dapat menggantikan kerja sel lainnya. Misalnya DNA pada sel syaraf memiliki DNA yang juga sama dengan sel kulit oleh karena itu seharusnya sel kulit dapat digunakan untuk meng-implan jaringan syaraf yang rusak. Namun teknologi kita belum memungkinkan hal tersebut.

Dalam organisme multiseluler, misalnya manusia, terkadang satu atau lebih sel mengalami pembelahan tidak sempurna -karena satu dan lain hal- yang mengakibatkan penyimpangan kinerja sel hasil pembelahan tersebut. Tapi hal ini akan segera diketahui oleh sel tetangganya dan dengan suatu mekanisme yang rumit memberitahukan penyimpangan ini kepada sel-sel daran putih untuk memusnahkan sel yang menyimpang tadi. Ini adalah efek dari informasi dalam DNA yang mengetahui bagaimana setiap sel seharusnya membelah, melakukan aktifitas, dan sebagainya.

DNA memberikan pengaruh terhadap kepekaan individu, daya tahan tubuh, insting dasar dan sebagainya. Dengan memanipulasi DNA kita dapat memperoleh hasil yang diinginkan terhadap kualitas individu. Saat ini dikenal adanya Rekayasa DNA yang secara progresif dikembangkan di seluruh dunia.

Bila DNA atau Deoxyribronukleic Acid sel manusia mengandung kode genetika yg berisi program utk membentuk kehidupan fisik & mental manusia. Maka kami Perkenalkan NAQS DNA yaitu kode genetika energi ilahi yg berisi program utk membentuk spiritual manusia agar menjadi manusia yg sempurna atau insan kamil (HOLISTIC PERSON).

Reiki NAQS DNA
Reiki Nur Atomic Quanta System Deo Nadi Adham.

NAQS memiliki energi yang sangat halus dan densitas (kepadatan) energi yang sangat tinggi hingga mencapai level di atas quark atom. Quark Atomic merupakan partikel elementer paling dasar yang menyusun alam semesta ini.

Nur Atomic Quanta System (N-AQS) meliputi semua bidang energi di alam semesta yang berada pada level sub Atomic. Jika bola energi yang dapat diakses oleh metode Nur Atomic Quanta System (N-AQS) dihitung, maka akan mencapai lebih dari 1 x 10 pangkat 25 bola energi.

NAQS DNA = Kode Genetika Energi Ilahi Yang Diturunkan Allah di alam semesta sejak zaman Penciptaan alam semesta atau Blue Print Energi Ilahi di alam semesta. Kode Genetika Energi Ilahi adalah Cahaya/Nur Ilahi yang bisa di ibaratkan sebagai sebuah Software Program Kehidupan yang berisi kumpulan informasi dan instruksi untuk membentuk kehidupan manusia yang sempurna (Insan Kamil).

NAQS DNA adalah sebuah istilah yang saya cetuskan untuk menggambarkan dan mewakili Kode Energi yang saya warisi dari para guru sufi. Jadi kode energi ini hakikatnya sudah ada sejak zaman purba. Baik di alam semesta maupun berada di dalam DNA manusia. Hanya saja Kode DNA ini bersifat Dorman (Tidak Aktif). Untuk itulah diperlukan seorang Master Energi yang mewarisi Kunci Passwordnya untuk mengaktifkan Kode Energi ini.  “Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki.”( QS. An Nuur 24:35 )

“Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya”. QS. Al-Maaidah, ayat 15)
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mu’jizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang.” 
( QS. An Nisaa 4:174 )
“Dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
( QS. Al Hadiid 57:28 )
Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi…………….Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. 
( QS. An Nuur 24:35 )
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya…..( QS. Al Baqarah 2
:257 )

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” 
[QS. Al- Fushshilat 41 ayat 53]

REIKI, berasal dari bahasa Jepang, REI berarti Tuhan/alam, dan KI yang berarti energi. Yang membedakan aliran Rei Ki satu dengan yang lain sebenarnya adalah mengenai Frekwensi energi yang diaksesnya. Di alam semesta ini banyak sekali Jenis dan Level Frekwensi Energi yang bisa di akses oleh manusia. Oleh karena itu, bila dalam mengucapkan sebuah afirmasi kita hanya menyebut nama “Alam Semesta”, maka sebenarnya ini adalah afirmasi yang tidak jelas. Demikian juga bila hanya menyebut kata “Tuhan”, inipun masih tidak jelas. Karena konsep ke-Tuhanan tiap agama tidak sama. Juga setiap Nama Tuhan hakikatnya punya nilai makna tersendiri.

Sebenarnya Nama Indah Tuhan Yang Maha Esa amat banyak. Jumlahnya tidak terbatas kepada bilangan 99 saja. Ada ratusan, bahkan ribuan, atau mungkin total jenderalnya tak terhitung. Namun sifat segenap Nama Ilahi terkandung di dalam Kesembilan-Puluh-Sembilan Nama Allah yang Indah, atau Al-Asma ul-Husna. Kita mewarisi yang ke-99 tersebut melalui Nabi Muhammad saw.

Tiap nama punya Frekwensi Energinya masing-masing dan mempunyai karakternya masing-masing. Seseorang dapat mengkhususkan beresonansi diri kepada salah satu di antara nama Ilahi sebagai titik Fokus Meditasinya & Sumber Energi yang hendak di aksesnya. Tiap kali ia menyebutnya dalam berzikir/meditasi, Sifat nama itu akan lahir di dalam dirinya, karena pada titik itu Nama Ilahi sedang dikerahkan, dan Kekuatan-Nya terpusat di tempat itu juga. Maka dari itu, bilamana seseorang mengerahkan salah satu Nama Ilahi saat bermeditasi, maka sifat yang terkandung di dalam Nama yang dipilihnya akan lahir di tempat itu juga, dan akibat—suatu tindakan nyata—dari Sifat tersebut akan menyusul.

Kecerdasan Energi Reiki NAQS DNA

Dalam Penyembuhan
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya…..( QS. Al Baqarah 2:257 )
 
Energi Reiki NAQS DNA bersumber dari Nur Ilahi sehingga mempunyai sifat energi yang cerdas dan canggih. Saat mengalir Energi Reiki NAQS DNA bisa mengalir secara otomatis. Anda hanya perlu menempelkan tangan anda pada tempat yang sakit dan biarkan energi Reiki mengalir,jadi tidak ada resiko kelebihan/over dosis energi, dan kesalahan teknik penyaluran energi, jadi aman untuk pasien maupun penyalur. Walaupun sangat mudah dan gampang, Reiki adalah teknik penyembuhan yang hanya dapat dipahami jika anda sering mempraktekkannya. Semakin anda sering mempraktekkannya, semakin banyak mujizat penyembuhan yang anda temukan.

Yang perlu Anda perhatikan adalah adanya niat dalam hati atau diucapkan lewat mulut sebelum mengakses energi reiki. Selepas niat diucapkan Anda harus pasrah sepasrahnya atas kondisi ini.

Jangan ngoyo..berusaha untuk….harus ini…harus itu…,dll. Sebaiknya Anda pasrah dan biarkan energi reiki yang cerdas bekerja sesuai dengan hukum reiki sehingga out put dari keraguan tadi tidak ada dalam diri Anda.

Dalam Pengembangan Spiritualisme 

“Dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan .”
( QS. Al Hadiid 57:28 )

Metode pelatihan NAQS sangat sederhana. Tidak perlu melatih kundalini ataupun cakra dan lain sebagainya. Karena ketika seseorang sudah mengaktifkan kode DNA ini, maka Energi ini akan bekerja secara cerdas dan otomatis mengkultivasi para praktisinya. Meningkatkan dan memurnikan kualitas getaran dari tiap cakra yang ada di tubuhnya. Sehingga terjadilah proses transformasi energi yang mengikuti pola energi yang telah tercetak di dalam Pola Energi NAQS DNA. Dan lahirlah seorang manusia baru yang mempunyai tubuh energi seorang avatar atau tubuh suci yang sempurna atau insan kamil. Sebagaimana yang telah direncanakan Allah untuk manusia yaitu sebagai Khalifah di atas bumi.

Manusia sebagai kholifah bumi, juga mengindikasikan bahwa manusia dengan segala kemampuan yang dimiliki dijadikan oleh Allah s.w.t sebagai penguasa di muka bumi, atau menjadi sumber daya dan pengendali seluruh potensi bumi. Itulah keutamaan dan anugerah terbesar yang diberikan Allah s.w.t hanya kepada manusia yang tidak diberikan kepada makhluk lain.

INSAN RAHMATAN LIL ‘ALAMIN

Tinggalkan komentar

Katakanlah, “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (Yunus: 58)

Di antara kebutuhan asasi manusia adalah kasih sayang. Setiap orang memerlukannya, tanpa kecuali. Setiap saat dan setiap waktu kita sangat merindukan kasih sayang orang lain, khususnya orang-orang yang terdekat. Namun banyak di antara kita yang tidak sadar bahwa yang paling menyayangi kita adalah Allah Yang Maha Pencipta. Sifat utama Allah dalam rangkaian Al Asma-ul Husna (Nama-nama Allah yang baik) adalah Ar- Rahmaanir-rohiim (Yang Maha pemurah lagi Maha Penyayang). Allah telah menetapkan dalam dirinya kasih sayang. Kasih sayang Allah telah meliputi murkanya sehingga kemarahan Allah pun sebenarnya dalam rangka sayangnya kepada kita.

Allah Sumber Kasih Sayang
Allah merupakan sumber kasih sayang di alam semsta Kasih sayang Allah disebut dengan rahmat. Ada dua bentuk kasih sayang Allah. Pertama yang gratis tanpa diminta dan kedua kasih sayang Allah yang diberikan karena Allah menghargai upaya manusia tersebut. Yang pertama datang dari sifat Ar rahmaan (Allah yang Maha Pemurah) sedang yang kedua dari sifat Allah Ar Rahiim (Yang Maha Penyayang).

Kasih sayang Allah yang gratis sungguh banyak sehingga kita tidak dapat menghinggakan jumlahnya. Itulah ni’mat yang tak terhitung oleh kita rinciannya. Cobalah kita merenung sejenak. Memikirkan berapa banyak ni’mat yang telah Allah berikan kepada kita. Hidup kita, yang tadinya tiada menjadi ada. Jasad kita dari ujung rambut sampai ujung jari kaki; lengkap dengan seluruh unsurnya. Milyaran desahan nafas yang kita hirup, trilyunan detak jantung yang berdegup di dada kita. Kesehatan jasmani yang sangat mahal meliputi seluruh sel tubuh kita. Allah pun melengkapi hidup kita dengan beraneka ragam sarana yang tiada terkira banyaknya; keluarga, teman, rumah, sekolah, pekerjaan dan lain-lain…

Rahmat Allah bentuk kedua jauh lebih banyak lagi. Meliputi kasih sayang Dunia dan Akhirat diberikan kepada hama-hamba Allah yang beriman dan beramal saleh sepanjang dia menjalani hidupnya sesuai tuntunan imannya itu. Salahsatunya dengan memperbanyak dzikrullah. Firman Allah Ta’ala.

Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan Malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. (Al Ahzab: 41-43)

Dengan rahmat Allah, seorang mukmin merasa bahagia karena hidupnya mendapat naungan cinta dan kasih sayang yang tiada putusnya. Kendati demikian, orang mu-min tidak boleh ghurur (tertipu) dengan amal perbuatan yang diusahakannya Karena amal itu sesungguhnya tidak dapat memasukkan dirinya ke dalam syurga sebagaimana dikatakan Nabi Shollallahu Alaihi Wa Sallam, “Bersungguh-sungguh, bersegera, dan bergembiralah karena tiada seorang pun akan masuk syurga karena amalnya”. Seorang sahabat bertanya, “Apakah juga Anda ya Rasulullah”. Jawab Nabi, “Betul saya juga. Tetapi Allah telah meliputi diri saya dengan rahmat-Nya”. (Mutafaq Alaih)

KARENA KASIH SAYANG
Sahabat Rasulullah, Jabir Radliyallahu Anhu – berkisah, “Suatu ketika Rasulullah Shollallahu Alaihi Wa Sallam keluar menjumpai kami seraya berkata, “Tadi Jibril sahabatku datang menemuiku. Dia berkata, “Hai Muhammad, demi Allah yang telah mengutusmu dengan kebenaran. Ada seorang hamba di antara hamba-hamba Allah telah beribadat kepada Allah selama 500 tahun di puncak gunung yang terletak di suatu pulau di tengah samudera, lebar dan tingginya 30 kali 30 hasta.

Dikelilingi oleh lautan seluas 4000 farsakh dari setiap sisinya. Allah mengeluarkan mata air baginya selebar ibu jari yang memancarkan air tawar yang mengggenang di bawah gunung itu. Dan Allah pun menumbuhkan bagi si abid tadi sebatang pohon delima yang tiap-tiap malam mengeluarkan sebuah delima.Sepanjang hari ia hanya beribadat dan menjelang sore ia berwudlu lalu memetik buah delima itu lalu memakannya. Setelah itu ia mengerjakan sholat kembali. Ia memohon kepada Rabbnya agar bila ajalnya telah tiba dia dimatikan dalam keadaan sujud dan agar bumi serta serangga tidak dapat merusak tubuhnya hingga ia dibangkitkan kelak. Ia ingin berjumpa Allah dalam keadaan sujud”.

Jibril melanjutkan ceritanya, “Permohonannya itu dikabulkan Allah. Dan kami (para Malaikat) melaluinya ketika kami turun atau naik. Kami dapatkan ia dalam ilmu, bahwa tatkala ia dibangkitkan pada hari kiamat ia dihadapkan kepada Allah. Lantas Allah berkata kepada Malaikat-Nya, “Masukkan hamba-Ku ini ke dalam syurga dengan rahmat-Ku!”
Si Abid tadi menyelak, “Ya Rabb, bahkan dengan amalku?” Allah berkata, “Masukkan hamba-Ku ini ke dalam syurga dengan rahmat-Ku!” Si Abid tadi berkata lagi, “Ya Rabb, bahkan dengan amalku?” Kemudian Allah berkata, “Timbanglah berat ni’mat-ni’mat-Ku kepadanya, dan bandingkan dengan amal perbuatannya!”

Maka setelah Malaikat menimbang didapatkan bahwa selama lima ratus tahun ibadatnya hanya mencukupi ni’mat mata saja. Sedangkan ni’mat jasad lainnya belum tertebus dengan amalnya. Maka Allah memerintahkan, “Masukkan hamba-Ku itu ke dalam neraka!” Ia pun digiring ke dalam neraka. Lantas si Abid berteriak, “”Ya Allah, dengan rahmat-Mu, masukkanlah aku ke dalam syurga!”Allah berkata, “Kembalikanlah ia!” Kemudian ia dihadapkan kembali kepada Allah yang bertanya kepadanya, “Hai hamba-Ku. Siapakah yang telah menciptakanmu sebelum engkau ada?”

Dia menjawab, “Engkau ya Tuhanku” “Siapakah yang telah memberimu kekuatan untuk beribadat selama lima ratus tahun”, tanya Allah lagi, “Engkau ya Tuhanku”, jawabnya. “Siapakah yang telah menempatkanmu di puncak gunung di tengah-tengah samudera dan mengeluarkan untukmu air tawar dan air asin, dan mengeluarkan sebuah delima setiap malam padahal delima itu hanya keluar sekali setahun” “Engkau Ya Tuhanku”.

Lantas Allah melanjutkan, “Itu semua adalah dengan rahmat-Ku. Dan dengan rahmat-Ku pula engkau Kumasukkan ke dalam syurga. Nah masukkan hamba-Ku ke dalam syurga”. Akhirnya Jibril berkata, “Sesungguhnya segala sesuatu itu hanya dengan rahmat Allah, Ya Muhammad”. (HR. Al Mundziry)

Imam Al Ghozali telah dimimpikan dalam tidur lalu dikatakan kepadanya: “Apakah yang diperlakukan oleh Allah SWT kepadamu?”

Beliau berkata: “Aku telah dihadapkan kehadapan Allah SWT seraya Allah SWT berfirman kepadaku: “Sebab apa engkau dihadapkan kepada-Ku?” Maka aku mulai menyebutkan amal-amalku.

Kemudian Allah SWT berfirman: “Aku tidak menerima amal-amal tersebut. Sesungguhnya yang Aku terima dari kamu hanyalah pada suatu hari ada sekor lalat yang hinggap pada tinta penamu untuk meminum tinta tersebut, sedangkan engkau tengah menulis, lalu engkau berhenti menulis karena sayangmu pada lalat tersebut sehingga lalat tersebut dapat mengambil bagiannya”.

Allah SWT berfirman: “Wahai para malaikat, bawalah hamba-Ku Al Ghozali ini ke dalam surga!”

MENEBAR KASIH SAYANG
Rasulullah SAW diutus ke dunia ini untuk menebarkan rahmat ke seluruh alam semesta. Sebagaimana yang dinyatakan Allah SWT. “Tidakkah kami utus engkau (Muhammad) kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (QS. Al Anbiya’ 107). Rahmat yang dipancarkan ajaran-ajaran Islam yang dibawanya ini tidak saja diperuntukkan kepada manusia saja akan tetapi menyelimuti seluruh makhluk ciptaan Allah. Beliau pernah bersabda yang artinya:”Orang-orang yang menebarkan rahmat (kasih sayang) akan dilimpahi rahmat oleh Allah. Oleh sebab itu tebarkanlah kasih sayang kepada semua yang di bumi ini supaya dianugerahi kasih sayang oleh yang ada di langit.” (HR.Ahmad, Al Hakim, Abu Daud, Turmudzy)

Para penyayang itu akan disayangi oleh Yang Maha Penyayang Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi. Sayangilah olehmu sekalian makhluk yang ada di bumi, niscaya akan menyayangi kamu sekalian makhluk yang ada di langit. [HR. Abu Daud dan Tarmidzi]

Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh ar-Rahman (Allah). Maka sayangilah penduduk bumi niscaya penduduk langit pun akan menyayangi kalian. [HR. Ahmad]

Pengertian dari hadits ini adalah bahwa orang-orang yang sayang kepada makhluk yang ada di bumi dari manusia dan binatang yang tidak diperintah membunuhnya dengan berbuat baik kepadanya, maka Dzat Yang Maha Penyayang akan berbuat baik kepada mereka. Sayangilah olehmu sekalian siapa saja yang kamu sekalian mampu menyayangi mereka dari jenis-jenis makhluk Allah ta’ala, meskipun makhluk yang tidak berakal, dengan mengawsihi mereka dan berdoa bagi mereka dengan rahmat dan ampunan, niscaya para malaikat akan memohonkan ampun bagi kamu sekalian.

Termasuk apa yang di bumi adalah segala tanaman dan juga makhluq tak bernyawa seperti tanah, batu, air, dan udara. Jika kita menyayangi itu semua, maka Allah pun menyayangi kita. Jika Allah menyayangi kita, maka seluruh malaikat pun akan menyayangi kita, dan kemudian diilhamkan kepada makhluq yang di bumi agar menerima kita.

Apabila Allah mencintai seorang hamba-Nya, Dia menyeru Jibril: “Sesungguhnya Allah mencintai si anu maka cintailah dia.” Maka jibril mencintai hamba itu lalu Jibril berseru kepada penduduk langit: “Sesungguhnya Allah mencintai si anu, maka cintailah dia.” Maka seluruh penduduk langit mencintai hamba itu, kemudian orang itu pun dijadikan bisa diterima oleh penduduk bumi. [HR. Bukhari dari Abu Hurairah]

TELUR JAGAD

Tinggalkan komentar


بسم الله الرحمن الرحم
Bismillaahir rohmaanir rohiim
Allaahumma shalli wasallim wa baarik ‘ala sayyidinaa Muhammadinin nuuridz dzaatii wassirrissaarii fii saairil asmaai wash shifaati wa’alaa aalihi wa shahbihii wasallim

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

“Allohumma sholli sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman Taamman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdho bihil hawaa iju wa tunnaa lu bihir roghoo ‘ibu wa husnul khowatimi wa yustaqol ghomaamu biwaj hihil kariim wa ‘ala aalihi washohbihi fii kulli lamhatin wa nafasim bi ‘adadi kulli ma’luu mi laka”

بسم الله الرحمن الرحم
Bismillaahir rohmaanir rohiim
Bihaqqi
Kaf Ha Ya Ain Shad
Yaa siin
Alif laam miim, Alif laam miim, Alif laam miim
Allahu Laa ilaaha illa huwal hayyul qayum
Bismillaahisy syafi,
Bismillaahil kaafi
Bismillaahil mu’aafi,
Bismillaahilladzi Laa Yadhurru ma’asmihi Syai’un fil ardhi walaa fissamaa’i wahuwassamii’ul ‘aliim.

“ saya niat membuat bola energy bercahaya terang benderang dengan diameter bola energy bercahaya terang benderang sepanjang 15 cm, bola energy saya program untuk mensuplai energy cinta kasih, kesehatan, kesejahteraan, kemakmuran, kedamaian, ketentraman, dan kebahagiaan ke seluruh keluarga besar NAQS dan sahabat NAQS juga ke seluruh orang yang namanya terdaftar sebagai pasien NAQS methode di seluruh dunia secara terus menerus. Bola energy saya taruh di alam semesta dan bekerja untuk selamanya, terjadilah dengan sempurna dengan seizin ALLAH SWT.”
ALHAMDULILLAHIROBBIL ‘ALAMIN

ILMU SEJATI ; KAMANUNGSAN & KASAMPURNAN

Tinggalkan komentar

APABILA TUHAN MEMBUKAKAN BAGIMU JALAN UNTUK MAKRIFAT, MAKA JANGAN HIRAUKAN TENTANG AMALMU YANG MASIH SEDIKIT KERANA ALLAH S.W.T TIDAK MEMBUKA JALAN TADI MELAINKAN DIA BERKEHENDAK MEMPERKENALKAN DIRI-NYA KEPADA KAMU.

Ketika selesai membangun pesantren, Raden Paku teringat salah satu bungkusan yg harus dibukanya. Ia ingat kata2 ayahnya kalau bingkisan itu berisi rahasia ilmu sejati yg harus dibacanya. Dengan hati2 dibukanya bungkusan tsb. Didalamnya ada beberapa lembar daun lontar bertuliskan huruf arab pegon. Segera dibacanya tulisan tsb.

A. Tentang Macam Ilmu Manusia.
Adalah suatu yg pasti terjadi anakku, ketahuilah ini, renungkan demi kasampurnaan ilmumu. Di dunia ini, entah kapan, sakit, dan mati pasti terjadi. Maka hendaklah waspada, tidak urung kita juga akan mati, jangan lupa pada sangkan paran dumadi. Untuk itu, di dunia ini hendaklah selalu prihatin. Agar benar2 sempurna engkau berilmu.

Dalam memperbincangkan ilmu kasempurnaan ini, jangan lupa arti bahasanya jika engkau mempertanyakannya. Karena mengetahui arti bahasa adalah kuncinya. Kesungguhanlah yg pasti, itulah yg perlu benar2 engkau mengerti. Jangan takut pd biaya. Bukan emas, bukan dirham, dan bukan pula harta benda. Namun hanya niat ikhlas saja yg diperlukan.

Adapun ilmu manusia itu ada 2, anakku.

Yang pertama adalah ilmu kamanungsan yg lahir daru jalan indrawi dan melalui laku kamanungsan. Yang kedua adalah ilmu kasampurnaan yg lahir melalui pembelajaran langsung dari Sang Khalik. Untuk yg kedua ini, ia terjadi melalui 2 cara, yaitu dari luar dan dari dalam. Yang dari luar, dilalui dg cara belajar. Sedangkan yg dari dalam, dilalui dg cara menyibukan diri dg jalan bertapa ( bertafakur ).

Adapun bertafakur secara batin itu sepadan dg belajar secara lahir. Belajar memilki arti pengambilan manfaat oleh seorang murid dari gerak seorang guru. Sedangkan tafakur memilki makna batin, yaitu suksma seorang murid yg mengambil manfaat dari suksma sejati, ialah jiwa sejati.

Suksma sejati dalam olah ngelmu memilki pengaruh yg lebih kuat dibandingkan berbagai nasehat dari ahli ilmu dan ahli nalar. Ilmu2 seperti itu tersimpan kuat pada pangkal suksma, bagaikan benih yg tertanam dalam tanah, atau mutiara di dasar laut.

Ketahuilah anakku, kewajiban orang hidup tidak lain adalah selalu berusaha menjadikan daya potensial yg ada di dalam dirinya menjadi suatu bentuk aksi (perbuatan) yg bermanfaat. Sebagaimana engkau juga wajib mengubah daya potensial yg ada dalam dirimu menjadi perbuatan, melalui belajar. Sejatinya dalam belajar, suksma sang murid menyerupai dan berdekatan dg suksma sang guru. Sebagai yg memberi manfaat, guru laksana petani. Dan sbg yg meminta manfaat, murid ibarat bumi atau tanah.

Anakku ketahuilah, ilmu merupakan kekuatan seperti benih atau tepatnya seperti tumbuh2an. Apabila suksma sang murid sudah matang, ia akan menjadi seperti pohon yg berbuah, atau seperti mutiara yg sudah dikeluarkan dari dasar laut. Jika kekuatan badaniah mengalahkan jiwa, berarti murid masih harus terus menjalani laku prihatin dalam olah ngelmu dg menyelami kesulitan demi kesulitan dan kepenatan demi kepenatan, dalam rangka menggapai manfaat.

Jika Cahaya Rasa mengalahkan macam2 indra, berarti murid lebih membutuhkan sedikit tafakur ketimbang banyak belajar. Sebab suksma yg cair atau dalam bahasa arab dsb nafs al-qabil akan berhasil menggapai manfaat walau hanya dg berfikir sesaat, ketimbang proses belajar setahun yg dilakukan oleh suksma yg beku nafs al-jamid.

Jadi, engkau bisa meraih ilmu dg cara belajar, dan bisa juga mendapatkannya dg cara bertafakur. Walaupun sebenarnya dalam belajar itu juga memerlukan proses tafakur. Dan dg tafakur engkau tahu manusia hanya bisa mempelajari sebagian saja dari seluruh ilmu dan tidak bisa semuanya.

Banyak ilmu2 mendasar atau yg dsb annazhariyyah dan penemuan2 baru, berhasil dikuak oleh orang2 yg memilki kearifan. Dg kejernihan otak, kekuatan daya fikir dan ketajaman batin, mereka berhasil menguak hal2 tsb tanpa proses belajar dan usaha pencapaian ilmu yg berlebihan.

Dg bertafakur, manusia berhasil menguak ajaran sangkan paraning dumadi . Dg begitu terbukalah asumsi dasar dari keilmuan sehingga persoalan tidak berlarut2 dan segera tersingkap kebodohan yg menyelimuti kalbu.

Seperti telah kuberitahukan sebelumnya anakku, suksma tidak bisa mempelajari semua yg di inginka, baik yg bersifat sebagian ( juz’i / parsial ) maupun yg menyeluruh ( kulli / universal ) dg cara belajar. Ia harus mempelajari dg induksi, sebagian dg deduksi sebagaimana umumnya manusia dan sebagian lagi dg analogi yg membutuhkan kejernihan berfikir. Berdasarkan hal ini, ahli ilmu terus membentangkan kaidah2 keilmuan.

Ketahuilah anakku.
Seorang ahli ilmu tidak bisa mempelajari apa yg dibutuhkan seluruh hidupnya. Ia hanya bisa mempelajari keilmuan umum dan beragam bentuk yg merupakan turunannya dan hal itu menjadi dasar untuk melakukan qiyas terhadap berbagi persoalan lainnya. Begitu pula para tabib, tidaklah bisa mempelajari seluruh unsur obat2an untuk orang lain. Meraka hanya mempelajari gejala2 umum. Dan setiap orang diobati menurut sifat masing2 Demikian juga para ahli perbintangan, mereka mempelajari hal2 umum yg berkaitan dg bintang, kemudian berfikir dan memutuskan berbagai hukum.

Demikian juga halnya seorang ahli fikih dan pujangga. Begitu seterusnya, imajinasi dan karsa yg indah2 berjalan. Yang satu menggunakan tafakur sbg alat pukul, semacam lidi, sedangkan yg lain menggunakan alat bantu lain untuk merealisasikan.

Anakku jika pintu suksma terbuka, ia akan tahu bagaimana cara bertafakur dg benar dan selanjutnya ia bisa memahami bagaimana merealisasikan apa yg diinginkan. Karena itu hati pun menjadi lapang, pikiran jadi terbuka dan daya potensial yg ada dalam diri akan lahir menjadi aksi (perbuatan) yg berkelanjutan dan tak mengenal lelah.

B. Memahami Ilmu Kasampurnaan.

Ketahuilah anakku bahwa ilmu kasampurnaan itu ada 2 macam,

Pertama, diberikan melalui wahyu.
Apabila suksma manusia telah sempurna, niscaya akan sirna segala sesuatu yg dapat mengotori watak, seperti halnya sikap rakus dan impian semu. Suksma akan menghadap Sang Pencipta, merengkuh cintaNya dan berharap manfaat serta limpahan cahayaNya.

Allah akan menyambut suksma itu secara total. Tatapan Ketuhan memandanginya dan menjadikannya seperti papan. kemudian Allah akan menjadikan pena dari suskma sejati. Dan pena itu diukirkan ilmu pada papan tadi.

Suksma sejati laksana guru, suksma manusia suci ibarat sang murid. Sehingga dicapailah seluruh ilmu, dan padanya semua bentuk terukir tanpa proses belajar maupun berfikir. Dalilnya : “Dan Dialah yg mengajarkanmu apa2 yg tidak kamu ketahui” (QS. An-Nisa:213).

Ilmu para nabi lebih tinggi derajatnya dibandingkan ilmu mahluk2 yg lain. Karena ilmu tsb diperoleh langsung dari YME tanpa perantara. Kau bisa memahami dalam kisah para malaikat dg kanjeng Nabi Adam. Sepanjang usianya para malaikat terus belajar. Dan dg berbagi cara mereka berhasil mendapatkan banyak macam ilmu, sehingga mereka menjadi mahluk yg paling berilmu dan mahluk paling berpengetahuan.

Sementara itu Adam tidaklah tergolong ahli ngelmu karena ia tidak pernah belajar dan berjumpa dg seorang guru. Malaikat bangga dan dg besar hati mereka berkata:” padahal kami Senantisa bertasbih dg memuji Engkau dan mensucikan Engkau.” (QS. Al-Baqarah:30).

Kanjeng Nabi Adam kembali menuju Sang Pencipta. Lantas beberapa bagian dalam hati Kanjeng Nabi oleh Allah dikeluarkan ketika ia menghadap dan memohon pertolongan kepada Tuhan. Lalu Allah ajarkan seluruh nama2 benda. “Kemudian Dia mengemukakannya kepada para malaikat, lantas Allah berfirman: “Sebutkanlah kepadaku nama benda2 itu jika kamu memang orang2 yg benar” (QS. Al-Baqarah:31).

Ketahuilah, malaikat menjadi kerdil dihadapan Adam. Ilmu mereka menjadi terlihat sempit. Mereka tak bisa berbangga dab besar hati, justru yg ada hanya rasa tak berdaya. “Maha Suci Engkau, tidak ada yg kami ketahui selain dari apa yg Engkau ajarkan kpd kami” (QS. Al-Baqarah:32).

Maka kepada mereka Adam diberitahukan bbrp bagian ilmu dan hal2 yg masih tersembunyi. Akhirnya jelaslah bagi kaum berakal, bahwa ilmu gaib yg bersumber dari wahyu lebih kuat dan lebih sempurna dibandingkan ilmu yg diperoleh dg penglihatan langsung.

Ilmu yg diperoleh melalui wahyu merupakan warisan dari hak para nabi. Namun mulai masa Kanjeng Nabi Muhammad pintu wahyu telah ditutup oleh Allah. Sebab Muhammad adalah penutup para nabi. Dia mewakili sosok paling berilmu dan paling fasih dikalangan manusia. Allah telah mendidiknya dg budi pekertinya menjadi baik.

Ketahuilah anakku, Ilmu Rasul itu lebih sempurna, lebih mulia, dan kuat. Karena ilmu tsb diperoleh langsung dari Sang Khalik. Beliau sama sekali tidak pernah menjalankan proses belajar-mengajar insani.

Ilmu Kasampurnaan yg Kedua,
disampaikan sebagai ilham yaitu peringatan suksma sejati terhadap suksma manusia berdasarkan kadar kejernihan, penerimaan dan daya kesiapannya. Ilham boleh dikatakan mengiringi wahyu. Kalau wahyu merupakan penegasan perkara gaib, maka ilham merupakan penjelasannya. Ilmu yg diperoleh dg wahyu itulah sejatinya ilmu kenabian, sedangkan yg diperoleh dg ilham itulah sejatinya ilmu kewalian.

Ilmu kewalian diperoleh secara langsung, tanpa perantara antara suksma dan Sang Pencipta. Ilmu Kasampurnaan itu laksana secercah cahaya dari alam gaib, yang datang menerpa hati yg jernih, hampa dan lembut.

Semua ilmu merupakan produk pengetahuan yg diperoleh dari suksma sejati yg terdapat dalam inti sangkan paraning dumadi dg menisbatkan pada RASA SEJATI, seperti penisbatan Siti Hawa kepada Kanjeng Nabi Adam.

Ketahuilah anakku, rasa sejati lebih mulia, lebih sempurna dan lebih kuat dari disisi Allah dibandingkan suksma sejati. Sedangkan suksma sejati lebih terhormat, lebih lembut dan lebih mulia dibandingkan mahluk2 lain.

Adapun ilham itu terlahir dari melimpahnya rasa sejati dan juga terlahir dari melimpahnya pancaran sinar suksma sejati. Jika wahyu menjadi perhiasan para nabi, maka ilham menjadi perhiasan para wali. Adapun ilmu yg diperoleh dari wahyu adalah sebagaimana suksma tanpa rasa atau wali tanpa nabi. Begitu pula ilham tanpa wahyu akan menjadi lemah. Ilmu akan menjadi kuat jika dinisbatkan kepada wahyu yg bersandar pada penglihatan ruhani. Itulah ilmu para nabi dan wali

Ketahuilah, ilmu yg diperoleh dg wahyu hanya khusus bagi para rasul, seperti diberikan kepada Adam, Musa, Ibrahim, Isa, Muhammad saw dan para rasul lain. Itulah yg menbedakan antara risalah dg nubuwwah .
Adapun nubuwwah adalah perolehan hakikat dari ilmu dan rasionalitas2 oleh suksma yg suci kepada orang2 yg mengambil manfaat. Barangkali perolehan semacam itu didapat salah satu suksma, tetapi ia tidak berkewajiban menyebarkannya karena suatu alasan dan oleh sebab2 tertentu.

Ilmu kasampurnaan menjadi milik seorang nabi dan wali, sebagaimana dimilki Khidir a.s. Hal itu terdapat pd dalil: “Dan yg telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami” (QS. Al-Kahfi:65).

Ingatlah ketika khalifah Ali berujar: “Kumasukan lisanku kemulutku, hingga terbukalah dihatiku seribu pintu ilmu, yg pada setiap pintu terdapat seribu pintu yg lain”.  Dan ia berkata: “Andai kuletakkan bantal dan aku duduk diatasnya, niscaya aku akan mengambil putusan hukum bagi penganut Taurat berdasarkan Taurat mereka, bagi penganut Injil berdasarkan Injil mereka, dan bagi penganut al-Quran berdasarkan al-Quran mereka”.

Derajat seperti ini tidak bisa diterima dg melalui ilmu kemanungsa semata yg hanya dari pembelajaran insani. Pastilah seseorang yg telah mencapai derajat tsb telah dikarunia ilmu kasampurnaan.

Jika Allah menghendaki kebaikan pada dirimu, Dia akan menyingkap tabir atau hijab yg menhalangi dirimu dg suksma yg menjadi papan itu. Dg demikian, sebagian rahasia dari apa2 yg tersembunyi akan ditampakan pdmu. segenap makna yg terkandung didalam rahasia tsb akan terpahat pd suksmamu. Dan suksma itupun mengungkapkan sebagaimana engkau ingin karena dikehendakiNya..

Sejatinya, kearifan bisa lahir dari ilmu kasampurnaan. Selama engkau belum mencapai derajat atau tingkatan ini, engkau tidak akan menjadi seorang arif.
Karena kearifan merupakan pemberian Hyang Widi.
Dalilnya : ” Allah menganugrahkan al-hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi al-hikmah itu, ia benar2 telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang2 yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran ” (QS. Al-Baqarah:269).

Hal itu karena orang2 yg berhasil mencapai ilmu kasampurnaan tidak perlu lagi banyak berusaha memahami ilmu secara induktif dan berpayah-payah belajar. Orang yg demikian sedikit belajar, banyak mengajar, sedikit capai, banyak istirahat.

Ketahuilah anakku, setelah wahyu terputus dan sesudah pintu risalah ditutup, umat manusia tidak lagi membutuhkan kehadiran rasul atau utusan. Mereka tidak lagi memerlukan penampakan dakwah setelah penyempurnaan agama. Bukanlah termasuk kearifan menampakan nilai lebih tidak berdasarkan kebutuhan.

Tapi ketahuilah anakku, pintu ilham itu tidak pernah ditutup. Pancaran cahaya suksma sejati tidak pernah terputus. Karena suksma terus membutuhkan arahan, pembaharuan dan peringatan. Umat manusia tidak memerlukan risalah dan dakwah, tetapi masih membutuhkan peringatan sebagai akibat dari tenggelamnya mereka pada rasa was-was dan terhanyut oleh gelombang syahwat.

Karena itu Allah menutup pintu wahyu sebagai pertanda bagi hamba-Nya dan membuka pintu ilham sebagai rahmat serta menyiapkan segala sesuatu menyusun tingkatan2 supaya mereka tahu bahwa Allah Maha Lembut kepada hamba2-Nya, memberikan rezeki kepada siapa saja yg dikendaki tanpa perhitungan. Selesai sudah nasehatku tentang kawruh kesejatian yg kubeberkan padamu. Hendaklah engkau bisa menggunakan sebaik mungkin.

Dengan sikap takzim, Raden Paku ( Sunan Giri ) menerawang ke depan membayangkan wajah ayahandanya mengucapkan sendiri kata2 yg barusan dibacanya. Digengamnya erat2 lembaran lontar itu, lalu didekapkan didada serasa hendak menggoreskan makna dalam hatinya. Suatu makna dari nasehat orang suci yg tak lain adalah ayahandanya sendiri Syeh Wali Lanang / Syeh Awallul Islam ( Maulana Ishak ), lelaki suci keturunan manusia utama.

Assalammualaikum waramatullahwabarakatuh………

Tinggalkan komentar

Perwakilan NAQS DNA Malaysia

3 Komentar

Untuk sahabat dari negeri jiran MALAYSIA yang hendak memperdalam Quantum Tranceformation NAQS DNA.. Sudah hadir dua orang MASTER TRAINER DI MALAYSIA. Yaitu Sdr. Anuwar B. Mohamed Lop dari Malaka, dan sdri. Rasyirah Yacoob dari Trengganu. Silahkan untuk bersilaturahmi dengan beliau.

KELUARGA BESAR NAQS DNA

QUANTUM TRANCEFORMASI NAQS DNA

Mas Edi Sugianto ( Baju Putih), Kak Syirah, Datuk Anuwar (Kaos Merah)

Alamat Facebook :

  1. Mas Edi Sugianto 1. DI SINI… DAN 2. Di sini
  2. Anuwar Mohd Lop atau Klik di sini http://www.facebook.com/profile.php?id=100002204166575
  3. Rasyhirah Yaacob atau klik di sini… http://www.facebook.com/rasyhirah

Group Quantum Tranceformation NAQS DNA di FACEBOOK KLIK DI SINI….
http://www.facebook.com/home.php?sk=group_163739563672093

Terapi Energi Kuantum Cahaya Ilahi Untuk Penyembuhan Diri Sendiri

Tinggalkan komentar

>Saya menyarankan anda untuk melakukan terapi penyembuhan diri sendiri setiap hari, setiap kali anda bangun tidur dipagi hari dan sebelum tidur di malam hari.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, berikut adalah hal-hal yang perlu anda ketahui tentang penyembuhan diri sendiri.

  1. Penyembuhan diri sendiri dilakukan dengan menempelkan tangan pada 12 posisi penempatan tangan secara berurutan. Untuk posisi yang susah di sentuh misalnya seperti punggung, tempatkan tangan anda pada posisi terdekat dan niatkan “ energi reiki mengalir pada tempat yang tepat”. Energi Reiki akan mengalir pada posisi dimana pikiran anda tertuju. Reiki akan mengalir ketempat dimana anda menempatkan tangan anda atau dimana pikiran anda tertuju. Ini adalah kemampuan yang diberikan pada waktu attunement.
  2. Bila anda baru saja menerima attunement Reiki, anda diharapkan untuk mengalirkan Reiki ke setiap posisi tangan selama 5 menit (total 60 untuk 12 posisi). Kenapa harus 5 menit? Karena pengalaman membuktikan bahwa seorang pemula baru dapat merasakan hasil dari terapi Reiki setelah mengalirkan Reiki selama kurang-lebih 5 menit. Tetapi jika anda merasa kemampuan anda mengalami peningkatan, anda di perbolehkan untuk melakukan penyesuaian. Hanya mereka yang baru saja menerima attunement level 1 yang di anjurkan untuk mengikuti aturan dasar.
  3. Setelah mengalirkan Reiki pada posisi-posisi dasar, letakkan tangan anda pada posisi dimana anda merasakan adanya sakit. Jika anda merasa waktu tidakmencukup, letakkan tangan anda pada tempat yang sakit setelah anda mengalirkan energi Reiki pada area kepala. Tidak ada batasan waktu berapa lama anda harus mengalirkan energi Reiki pada tempat yang sakit. Biasanya anda dapat mengangkat tangan anda setelah anda menyadari bahwa ada perubahan pada kondisi sakit anda (tanda adanya hasil).
  4. Terapi Reiki sangatlah mudah, anda dapat melakukannya dimanapun dan kapanpun anda inginkan. Jika anda sangat sibuk, anda dapat merasakan adanya hasil walaupun anda melakukannya beberapa menit saja di satu posisi. Sangat dianjurkan untuk melakukan terapi Reiki pada 12 posisi secara keseluruhan agar seluruh organ tubuh anda mendapatkan energi secara seimbang. Bila waktu tidak memungkinkan, anda dapat memberikan terapi pada satu posisi kemudian beberapa menit kemudian di posisi lain, usahakan keseluruh 12 posisi menerima Reiki dalam satu hari. Dengan melakukan terapi Reiki setiap hari, tubuh dan pikiran anda akan bebas dari stres yang tidak perlu dan membantu anda meningkatkan tingkat spiritual anda.
12 posisi dasar untuk penyembuhan

Mulailah dengan posisi SEMBAH QALBU, tenangkan pikiran anda
Ucapkan Affirmasi 1 :
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allahu Laa ilaaha illa huwal hayyul qayum
Bismillaahisy syafi,
Bismillaahil kaafi
Bismillaahil mu’aafi,
Bismillaahilladzi Laa Yadhurru ma’asmihi Syai’un fil ardhi walaa fissamaa’i wahuwassamii’ul ‘aliim.
Artinya :
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah tidak ada Tuhan selain Dia, Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhlukNya),
Dengan nama Allah yang menyembuhkan
Dengan nama Allah yang mencukupi
Dengan nama Allah yang memberi kesejahteraan
Dengan nama Allah, yang bersama namaNya, tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, baik di bumi maupun di langit dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Ucapkan Affirmasi 2 :
Aku Niat ikhlas menyalurkan Cahaya ilahi Nurun ‘ala nurin keseluruh tubuhku.

Mengalirlah, bersihkan segala energi negatif dari tubuhku.
Ya Allah, Perbaharui, Pulihkan, dan Kuatkanlah tubuhku, dzahir dan bathin.
Terjadilah dengan sempurna, terjadilah semua itu menurut kehendakMu.”

Niatkan diri anda terhubung dengan Cahaya Allah, dan bayangkan diri anda menyatu dengan Cahaya Allah.
Kemudian mulailah terapi self-healing anda dengan posisi-posisi tangan berikut:
1.  H1 (Wajah Depan)
2.  H2 (Sisi Wajah)
3.  H3 (Belakang Kepala)
4.  H4 (Tenggorokan)
5.  F1 (Thymus Atas)
6.  F2 (Perut Bagian Atas)
7.  F3 (Perut Bagian Bawah)
8.  F4 (Perut Bawah Pusar)
9.  B1 (Sisi scapula)
10.  B2 (Punggung Atas)
10.  B2 (alternatif ke-1)
10.  B2 (alternatif  ke-2)
11.  B3 (The lumbar vertebra)
12. B4 (Tulang Belakang Bawah)
Akhirilah dengan posisi SEMBAH QALBU dan berterimakasihlah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Alhamdulillahirobbil alamin.”

KETERANGAN
Dalam penyembuhan dengan Reiki, kita membagi tubuh manusia menjadi 3 bagian, kepala, tubuh depan dan tubuh belakang. Setiap bagian memiliki 4 titik dimana tangan penyembuh diletakkan. Jumlah total ada 12 titik dimana tangan seorang penyembuh harus diletakkan. Untuk memudahkan penyebutan, para praktisi Reiki sering menyebutnya sebagai “12 posisi dasar untuk penyembuhan”.

Simbol H untuk posisi-posisi di kepala, F untuk posisi-posisi di tubuh depan dan B untuk posisi-posisi di belakang. Kemudian untuk urutan penempatannya digunakan angka 1 sampai 4. Berikut ini adalah penjelasan tentang posisi-posisi tersebut.

Bagian kepala (H)

  1. H-1 ( Depan wajah) : Posisi ini berguna untuk menghilangkan rasa sakit di wajah, hidung, gigi dan dagu. Meningkatkan konsentrasi dan keseimbangan, meredakan stress dan meningkatkan kesadaran spiritual.
  2. H-2 (Sisi wajah) : Menyeimbangkan kerja kelenjar pituitary dan kelenjar pineal dengan menyeimbangkan kada hormone di dalam otak. Posisi ini juga ampuh untuk mengurangi sakit kepala dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Beberapa pasien bahkan mengatakan memori mereka lebih kuat setelah menerima terapi Reiki di posisi ini.
  3. H-3 (Belakang kepala): Di posisi ini, kita memberikan energi Reiki pada bagian bawah dari otak, tulang belakang dan cerebellum. Memberi energi Reiki disini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas dan membebaskan emosi seseorang dari rasa takut.
  4. H-4 (Tenggorokan) : Posisi ini akan memperbaiki sirkulasi darah, kelenjar getah bening, tekanan darah dan metabolisme tubuh. Memberi rasa percaya diri, kedamaian, rasa tenang dan kegembiraan. Posisi ini juga meningkatkan kreativitas dan komunikasi

Bagian tubuh depan (F)

  1. F-1 (Thymus atas) : Memperlancar sirkulasi darah, jantun, paru-p
    aru dan kelenjar thymus. Memberi energi Reiki di posisi ini akan membuat pasien merasa kepercayaan dirinya meningkat, mempunyai mental yang stabil dan harmonis.
  2. F-2 (Perut bagian atas): Posisi ini memberi energi Reiki pada liver, lambung, empedu, limfa dan sistem pencernaan. Seringkali pasien merasakan rasa takut, kuatir dan gelisahnya berkurang setelah mendapatkan terapi di posisi ini.
  3. F-3 (Bagian bagian bawah) : Posisi ini memberi energi Reiki pada organ liver, pancreas, limfa dan usus besar. Sangat berguna untuk melepaskan stress dan kegelisahan.
  4. F-4 (Perut bawah pusar) : Posisi ini memberi energi Reiki pada usus besar, usus halus, ovarium, rahim dan organ reproduksi. Semua gejala penyakit yang disebabkan oleh gangguan di alat kelamin dapat disembuhkan melalui posisi ini. Selain itu, posisi ini juga membebaskan emosi seseorang dari rasa takut, tekanan dan kegelisahan.

Bagian tubuh belakang (B)
Di tubuh bagian belakang, energi mengalir dari pundak searah dengan tulang belakang ke bawah menuju bagian rahim atau prostate melalui ginjal dan kelenjar adrenalin.

  1. B-1 (Sisi-sisi scapula) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-1. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada leher, mitral valve, tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf.
  2. B-2 (Punggung atas) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-2. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf. Memberikan energi pada tubuh secara menyeluruh dan meredakan tegangan.
  3. B-3 (Lumbar) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-3 termasuk gangguan pada ginjal, kelenjar adrenalin dan lumbar.
  4. B-4 (Tulang belakang bawah) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-4 dan tulang bagian bawah seperti bagian bawah tulang belakang, coccyx, pubis dan sistem saraf.

Dengan melakukan terapi pada 12 posisi tersebut, pikiran dan tubuh akan menjadi seimbang dan harmonis.

Sensitivitas Paska Attunement Rei Ki

1 Komentar

>

“Saya telah mengikuti attunement dengan baik hanya saja saya tidak merasakan sensasi apa-apa pada tubuh saya. Apakah attunement tadi berhasil atau gagal?”
“Selama proses attunement saya merasakan sensasi badan seperti menggelembung, membengkak, ada aliran energi yang merambat sepanjang tulang sumsum belakang dan kedua tangan bergerak sendiri. Setelah itu saya merasakan ada aliaran hawa sejuk mengelilingi kepala bergerak ke tubuh. Namun setelah attunement selesai saya mencoba latihan dasar pertama dengan self healing. Ada aliran hawa panas diselingi dingin silih berganti keluar lewat telapak tangan. Baru beberapa hari setelah itu ketika saya mencoba self healing lagi tetapi sudah tidak merasakan sensasi energi lagi. Apa ada yang salah diri saya. Langkah apa selanjutnya untuk mengatasi masalah tadi?” 

Demikianlah sekelumit pertanyaan dari ratusan pertanyaan klasik yang telah sehat dengan kundalini reiki terima dari para sahabat semua di blog ini. Sepertinya masih ada pertanyaan lain seputar praktek reiki, namun bila ditelaah dari ratusan pertanyaan tadi muaranya hanya satu yaitu adanya sensasi reiki dalam diri para praktisi reiki.

Praktek meditasi sangat dianjurkan dalam belajar reiki. Mengaktipkan chakra utama agar tubuh sensitif merespon energi reiki.

Secara garis besar bahwa bagi seseorang yang sensitif setelah memperoleh attunement, orang itu akan merasakan getaran energi pada kedua telapak tangannya apabila diniatkan reiki mengalir. Terkadang keluarnya energi besarnya sama dari kedua telapak tangan. Bahkan dari tangan kiri pun sensasi energi lebih kuat bila dibandingkan dengan tangan kanan. Kenapa bisa begitu yah? Getaran atau vibrasi keluarnya energi melalui kedua telapak tangan tadi juga dirasakan ketika yang bersangkutan mempraktekkan reiki baik self healing atau healing tatap muka dengan pasien di mana sensasi tadi tidak saja di bagian kedua telapak tangan saja melainkan juga menjalar ke seluruh tubuh sehingga keluar keringat dari tubuh praktisi reiki yang sedang menyalurkan energi ini.

Namun bagi Anda sahabat sehat dengan reiki yang telah mengirim komentar kepada saya sebaiknya Anda tidak berkecil hati lalu gelisah dan ragu-ragu apakah reiki sudah menyatu dalam dirinya. Bagi orang yang tidak sensitif tidak segera merasakan sensivitas pada kedua telapak tangannya sebaiknya untuk latihan adalah menyalurkan reiki kepada diri sendiri lebih dulu. Yang perlu Anda perhatikan adalah adanya niat dalam hati atau diucapkan lewat mulut sebelum mengakses energi reiki. Selepas niat diucapkan Anda harus pasrah sepasrahnya atas kondisi ini. Jangan ngoyo..berusaha untuk….harus ini…harus itu…apa bisa… merasuki pikiran Anda. Sekali Anda berpikiran tadi maka secara tidak langsung apa yang Anda khawatirkan tadi akan direkam oleh alam bawah sadar dan akan diplaybackkan suatu saat sifat keragu-raguan tadi. Karena itu sebaiknya Anda pasrah dan biarkan energi reiki yang cerdas bekerja sesuai dengan hukum reiki sehingga out put dari keraguan tadi tidak ada dalam diri Anda.

Healing tatap muka kepada orang lain sebagai sarana praktek reiki untuk melatih kepekaan energi rei ki.

Menjadi praktisi reiki pada awal setelah menerima attunement terkadang sering mengganjal dalam pikiran praktisi reiki itu sendiri bila melihat teman seangkatannya cepat bisa merasakan sensasi reiki. Artinya kepekaan teman tadi akan getaran reiki segera dapat dirasakan. Sebaliknya bagi rekan yang tidak sensitif akan mengalami keruntuhan percaya diri apabila memperoleh penjelasan bahwa rekannya yang lain begitu sensitif akan getaran energi reiki. Akhirnya banyak di antara mereka yang tidak sensitif berhenti menjadi praktisi reiki karena setelah menerima attunement tidak merasakan sensasi energi reiki selama praktek reiki.

Kekhawatiran Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki pun sebenarnya pernah saya alami di tahun pertama belajar reiki tahun 2003. Ketika pertama kali saya menerima attunement tidak merasakan sensasi apa pun baik hawa panas, dingin atau pun sejuk. Bahkan tubuh saya pun diam mematung. Artinya getaran energi reiki selama proses atunement tidak dirasakan sama sekali. Setelah attunement selesai praktek self healing lebih menjengkelkan lagi sensasinya. Selama 21 hari berturut-turut praktek self healing terkadang hari ini sensasi reiki kuat. Di lain hari sensasi reiki melemah bahkan hilang sama sekali yang ditandai dengan tidak adanya rasa sama sekali ketika kedua telapak tangan menyentuh tubuh. Saya sedikit bertanya…apakah demikian adanya dalam praktek reiki? Jawaban saya peroleh dari teman seangkatan yang juga mengatakan tidak merasakan sama sekali sensasi reiki ketika praktek self healing. Lalu cara mengatasi perasaan tadi bagaimana? tanya saya kepada Senior Praktisi Reiki ketika tatap muka dalam bakti sosial penyembuhan masal sebelum acara Lokakarya Reiki digelar esok harinya.

Oleh senior praktisi reiki saya disarankan mulai belajar meditasi yang paling sederhana yaitu Meditasi dalam Keheningan. Meditasi ini dilakukan untuk mengasah kepekaan akan getaran energi alam semesta yang ada di sekitar kita lalu meniatkannya untuk lebih mengaktipkan chakra utama tubuh setelah memperoleh attunement reiki. Saran lainnya adalah sering melakukan self healing kendatipun waktu 21 hari praktek self healing telah selesai. “Kalau Anda sudah bisa merasakan getaran reiki secara lambat tapi pasti lewat praktek self healing dan mendapatkan kebugaran dan kesehatan tubuh semakin meningkat, kenapa praktek self healing tidak dilanjutkan saja menjadi menu harian dalam praktek reiki?” demikian kira-kira jawaban yang diberikan Senior Master Reiki tempat saya belajar reiki.

Berbekal jawaban itu barulah saya merasa dicambuk untuk lebih serius mempraktekkan reiki. Tidak saya pikirkan lagi perihal sensasi reiki. Ada sensasi reiki atau tidak, saya terus praktek self healing dan juga mulai memberanikan diri healing tatap muka dan distance healing. Betul juga secara perlahan tapi pasti sensasi reiki mulai menghampiri saya setiap kali latihan self healing atau distance healing. Getaran energi pun semakin meningkat ketika sehat dengan reiki ikut attunement kundalini reiki jarak jauh lewat Majalah Nirmala yang menitikberatkan kepada kebangkitan kundalini. Seiring praktek reiki dan meditasi kundalini sebagaimana dianjurkan oleh Grand Master Ir. Yan Nurindra lewat ulasannya di Majalah Nirmala bahwa meditasi sangat dianjurkan setiap kali praktek reiki dan kundalini yang dalam pelatihan ini disingkat menjadi kundalini reiki. Dengan belajar meditasi maka chakra utama dalam tubuh energi akan semakin aktif untuk merespon getaran energi alam semesta. Dengan aktipnya kundalini maka getaran energi kundalini akan bersinergi dengan getaran energi reiki secara bersama-sama dan ini sangat baik untuk pembersihan tubuh dari energi negatife penyakit.

Sehubungan dengan pengalaman pribadi saya tadi perkenankan dalam kesempatan ini saya menekankan sekali lagi bahwa apabila Anda tidak pernah merasakan sensasi saat attunement atau pun paska attunement, attunement reiki tadi tetap berlangsung dengan baik. Kuncinya hanyalah kepekaan akan energi. Jadi jangan kaget kalau sekarang ini Anda merasa putus asa tidak merasakan sensasi reiki bukan mustahil di level berikutnya Anda tiba-tiba merasakan sensasi luar biasa sehingga sangat mengagetkan tubuh psikis. Ini memang diluar kendali saya dalam memberikan attunement. Pengalaman ini pun juga dialami oleh rekan seangkatan saya yang juga memberikan attunement kepada orang lain, terkadang murid-muridnya tidak merasakan sensasi apa-apa
tetapi dalam praktek reiki keseharian sensasi ini akan muncul dengan sendirinya tanpa diundang. Semuanya berjalan otomatis tanpa kita merencanakannya.

Karena itu sekali lagi sehat dengan kundalini reiki tekankan sekali pun Anda tidak merasakan getaran energi saat praktek reiki atau pada saat attunement, tetaplah berlatih reiki. Kemampuan Anda tidak akan hilang sekali pun reiki suatu saat tidak dipraktekkan lagi. Yang perlu dicamkan adalah untuk melatih dan meningkatkan sensivitas seringlah melakukan meditasi, menyalurkan reiki ke orang lain atau self healing sekecil apa pun rasa sakit dalam diri orang itu. Anda juga dapat berlatih dengan memberikan energi reiki kepad hewan peliharaan Anda, misalnya burung perkutut, anjing, ayam, ikan hias dan sebagainya. Tanaman hias pun bisa Anda reiki setiap kali sedang menyiangi tanaman dengan memberikan pupuk kandang.

Tidak ada salahnya Anda pun bisa melatih membuat bola energi reiki dengan cara menghadapkan kedua telapak tangan saling berhadapan. Niatkan energi reiki mengalir dan membentuk bola padat yang semakin padat lalu beri affirmasi energi untuk perlindungan diri psikis Anda, kartu ATM agar tidak terdeteksi nomor PIN nya oleh alat skimer yang dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, perlindungan diri keluarga Anda saat dia bepergian diri tanpa kawalan Anda. Kunci dari pembuatan bola energi reiki adalah jangan lupa berdoa dulu kepada Sang Khalik agar berkenan memberikan perlindungan diri lewat metode reiki. Jadi sahabat sehat dengan kundalini reiki semua….jangan pernah putus asa dalam kasus tidak atau belum merasakan sensasi reki. Seandainya Anda peka…coba dengan rileks tatap tulisan postingan ini dari awal hingga terakhir. Akan terasa ada getaran halus mengalir kata demi kata yang terangkai dalam kalimat ini hingga paragraf akhir. Inilah progam energi reiki yang sehat dengan kundalini reiki pasang dalam postingan ini. Terus berlatih reiki nanti Anda akan mendapatkan jawaban sendiri atas masalah ini.

Source : arumsekartaji.blogspot.com

Older Entries